WewenangWasit Setiap pertandingan sepakbola dipimpin oleh seorang wasit yang wewenangnya mutlak dalam menegakkan peraturan permainan pada pertandingan dimana dia ditugaskan. 2. Kekuatan dan Tugas Wasit. Menegakkan peraturan permainan; Memimpin pertandingan bekerjasama dengan asisten wasit, dan bila diperlukan official keempat
Wasityang memimpin pertandingan 1 orang dan di bantu 2 orang sebagai hakim garis, kemudian dibantu official wasit yang membantu apabila terjadi pergantian pemain. Kejuaraan Internasional Besar Kejuaraan internasional terbesar di sepak bola ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Federation Internationale de Football Association.
Sekolahmemiliki kemampuan memimpin dengan menggerakan bawahannya untuk patuh 51 kepadanya dengan melalui berbagai cara seperti membujuk, memotivasi dan memberi contoh bahkan melakkan penekanan agar tujuan organisasi tercapai. Kepala Sekolah sebagai motivator yang berpikir realistis dalam menjalankan tugas dengan
Apabilapertandingan tidak bisa dilanjutkan kerana sebab-sebab berikut: i. Juri gagal melanjutkan (jatuh sakit/ cedera/ pingsan) ii. Faktor teknikal (gangguan listrik/terjadi keributan) iii. Faktor lain (bencana alam dan lain lain) Maka ketua pertandingan akan menghentikan pertandingan dengan ketentuan berikut: a.1.
Callaghanadalah salah satu dari empat pemain Inggris bermain untuk Inggris dalam turnamen tanpa bermain di final itu sendiri, yang lainnya adalah Jimmy Greaves, Terry Paine dan John Connelly. Pada akhir tahun 1960 sebagai Shankly mengatur tentang pembongkaran tim sekarang penuaan, Callaghan beralih dari sayap untuk peran lini tengah yang lebih
Kepemimpinanmeliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Dalam memimpin suatu organisasi, secara umum seorang pemimpin harus memenuhi berbagai kriteria yang antara lain adalah: menegakan ilmu/kebenaran; teguh
KlasemenPiala Presiden 2017 dan hasil pertandingan Piala Presiden 2017 yang sudah berjalan sejak 04 Februari lalu, dimana pada pertandin Read More Saya pernah ditanyai oleh salah seorang junior saya tentang bagaimana latihan beladiri jaman dulu.
Seorangwasit dalam pertandingan sepak bola punya tugas yang berbeda-beda. Yang bertugas untuk mengangkat papan tambahan waktu dan pergantian pemain adalah? Wasit 1 Wasit 2 Wasit utama Asisten wasit Semua jawaban benar Jawaban yang benar adalah: D.
Dalampertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan. [13] Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola. [13]
Soal& Jawaban PAS PJOK IX SMP Kurikulum 2013 Tahun 2020/2021 diatas dapat di Download DISINI. Demikian informasi tentang Soal & Jawaban PAS PJOK Kelas IX SMP Semester Gasal 2020/2021 yang bisa semoga ada manfaat didalamnya dan terima kasih. Berlangganan update artikel terbaru via email:
TEbt. Ilustrasi – Wasit dalam sebuah pertandingan memang tidak bisa dipisahkan, wasitlah yang menjadi pengambil keputusan saat terjadi insiden ditengah lapangan, namun kita juga harus tahu hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh wasit, olehnya itu pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai perwasitan dalam tenis meja, mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi teman-temanku sekalian. A. Tanggung Jawab Seorang Wasit Dalam suatu pertandingan tenis meja seorang wasit mempunyai tanggung jawab rangkap sebagai berikut Wasit bertanggung jawab terhadap pemain atas terselenggaranya suatu pertandingan secara jujur, sesuai dengan peraturan dan ketentuan-ketentuan tenis meja. Wasit bertanggung jawab terhadap penonton atas jalannya pertandingan, yang harus dapat diikuti dari dekat dengan semudah dan sepuas mungkin. Wasit bertanggung jawab terhadap olahraga tenis meja itu sendiri, untuk memimpin pertandingan dengan baik yang tercermin dari totalitas kelancara game demi game. Untuk memenuhi tanggung jawab wasit harus menguasai dan mampu menerapkan ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang tepat. B. Penampilan Seorang Wasit Wasit yang merupakan bagian integral dari suatu pertandingan sebaiknya berpakaian rapi, bertindak hati-hati dan tenang dalam memimpin suatu pertandingan yang banyak dilihat penonton. Hal ini untuk menjaga mutu dari pertandingan itu dan menjaga wibawa dari seorang wasit itu sendiri. Ketenangan dan wibawa seorang wasit dalam memimpin suatu pertandingan merupakan suatu yang esensial untuk meningkatkan kariernya sebagai seorang wasit yang baik. Posisi yang baik untuk seorang pelatih adalah antara 2-3 meter dari sebelah samping dan sejajar dengan jaring. Apabila tidak disediakan kursi wasit yang tinggi, wasit harus berdiri dalam memimpin permainan ganda yang bertujuan untuk meyakinkan pandangan yang tepat pada garis tengah. c. Keputusan dan Interpretasi Walaupun seorang hakim garis dan seorang penghitung pukulan telah ditentukan, wasit sebenarnya merupakan hakim tunggal, segala keputusannya selama memimpin suatu pertandingan adalah final. Oleh karena itu, wasit jangan sampai karena kelemahannya atau karena bimbang gagal memberikan keputusan yang benar. Wasit jangan sampai memaksakan dirinya untuk mempertahankan suatu keputusan yag salah atau bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Kesalahan tersebut akan menghancurkan kepercayaan para pemain terhadap dirinya dan akan menghacnurkan harapan penonotn untuk melihat pertandingan yang baik dan lancar. Apabila kedua pemain menyadari telah terjadi kekhilafan dalam hal nilai, tetapi wasit tidak yakin bahwa kekhilafan itu terjadi, tidak ada salahnya jika wasit menerima dan mengoreksi kekhilafan yang diajukan oleh kedua pemain tadi, begitu juga apabila wasit telah memutuskan bahwa pengembalian bola itu “good”, tetapi tiba-tiba timbul keragu-raguan dalam keputusan itu, tidak ada salahnya wasit merubah keputusan itu menjadi “not good” asal kesalahan itu jelas terlihat dan disadari oleh pemain yang melakukannya. Dalam keadaan bagaimanapun tidak dbenarkan suatu keputusan ditinjau kembali apabila hal itu dilakukan atas permintaan seorang pemain demi keuntungannya, kecuali apabila permintaan itu mendapat dkah dimulai. Apabila terjadi keragu-raguan, sebaiknya wasit meminta kepada hakim garis penghitung pukulan, apabila kalau untuk memutuskan kejadian-kejadian yang ada hubungannya dengan tugas kedua official tadi. Sebagai prinsip umum, wasit tidak mempunyai hak untuk mengadakan interpretasi atas ketentuan-ketentuan atau peraturan-peraturan yang berlaku, tetapi wasit mempunyai wewenang untuk menghukum atau tidak menghukum bila menurut pendapatnya tidak ada pemain yang dirugikan atas keputusannya tersebut. Memang ada kejadian dimana pelanggaran-pelanggaran itu tidak berarti, kejadiannya tidak disengaja atau tidak disadari. Dalam hal ini, pelanggaran yang pertama diberi peringatan dan pada pelanggaran-pelanggaran berikutnya baru diberi hukuman. Misalnya, seorang pemain yang membuka bola pada waktu melakukan servis berbuat sesuatu yang menyebabkan bola tidak dapat dilihat dengan jelas oleh wasit, apabila hal ini menimbulkan keragu-raguan, wasit dapat menyatakan “let” dan pemain diberi peringatan supaya pemain melakukan servis yang sempurna sehingga dapat dilihat oleh wasit. Apabila pelanggaran ini terulang kembali, wasit dapat menyatakan “fault” dan memberikan satu nilai untuk penerima bola. Apabila penerapan suatu peraturan mendatangkan kesukaran bagi seorang pemain, wasit wajib menjelaskan kegunaan dari peraturan tersebut sebelum pertandingan dimulai sebelum pertandingan dimulai sehingga tidak perlu memberikan penjelasan-penjelasan lagi selama pertandingan berlangsung. Arah bola yang dipukul oleh seorang pemain dan arah pantulan bola setelah menyentuh bidang permainan akan membantu wasit dalam hal memutuskan bola yang menyentuh bidang permainan yang sah atau tidak sah. Apabila yang menyentuh pada sudut-sudut atas dan pinggiran-pinggiran atas permukaan meja akan menyebabkan pantulan yang jelas terlihat. Apabila bola diberikan spin yang keras, ini akan menyebabkan dua kemungkinan, kalau bola menyentuh sudut-sudut atas dan pinggiran atas permukaan meja maka pantulan bola akan mengarah ke atas, sedang apabila bola menyentuh bagian bawah sudut-sudut atas dan pinggiran-pinggiran atas permukaan meja maka pantulan bola akan mengarah ke bawah. Penonton yang bergerak-gerak, pemain lain yang bukan partner atau lawannya yang bergerak-gerak, objek-objek tertentu yang berada dekat pemain yang bergerak-gerak atau sesuatu bunyi dan tepuk tangan yang mendadak dapat dianggap dapat dianggap suatu kecelakaan yang terjadi di luar kekuasaan pemain, dalam hal ini wasit dapat memberikan suatu “let” pada rally yang sedang berlangsung. Penonton yang tidak bergerak-gerak, lampu penerangan, letak meja yang berada di dekat pemain, bunyi-bunyian yang tetap terdengar singkatnya gangguan-gangguan yang tidak berubah atau tidak bergerak-gerak tidak dapat dianggap suatu kecelakaan yang di luar kekuasaan pemain dan pengaduan dari pemain untuk meminta suatu”let” pada rally yang sedang berlangsung tidak dapat diterima. Apabila bola datang dari bidang permainan yang lain ke ruang permainan yang sedang berlangsung di mana seorang pemain akan memperoleh suatu angka, wasit dapat meneruskan pertandingan tersebut sampai tercapainya satu angka jika wasit beranggapan bola tersebut tidak mungkin dapat dikembalikan oleh lawannya. Apabila bola pecah pada waktu sedang dalam permainan dan memperngaruhi pengembalian bola seorang pemain maka pada rally yang bersangkutan dapat dilakukan suatu “let”. Wasit harus menghentikan permainan kemudian memberikan suatu”let” yang dilakukan oleh pemain yang pada waktu let itu belum diberikan pemain tersebut merupakan pembukan bola server. Untuk pelanggaran-pelanggaran pada ketentuan-ketentuan atau peraturan-peraturan yang tidak mengganggu jalannya suatu rally , misalnya sentuhan yang tidak jelas tangan bebas seorang pemain dalamusahanya untuk mengembalikan bola, atau pelanggaran-pelanggaran yang meragukan, dalam hal ini wasit dapat memberikan keuntungan pada pelanggar. D. Urutan Permainan Hak memilih tempat atau membuka bola pertama harus ditentukan dengan undian atau toss. Toss dapat menggunakan uang logam, tetapi uang loga ini jangan sekali-kali dilemparkan di atas permukaan meja karena akan merusak bidang permainan. Pada waktu membuka pertandingan wasit harus mencatat nama pemain yang menjadi pembuka bola pertama pada game yang pertama itu, sedang pada permainan ganda wasit harus mencatat nama pemain yang menjadi pembuka bola pertama dan pemain yang menjadi penerima dari pembuka bola pertama tersebut. Apabila urutan pembuka dan penerima bola pertama pada game yang pertama telah ditentukan maka pembuka dan penerima bola pada game -game selanjutnya dapat ditentukan pula meskipun pada tiap-tiap game pmbuka bola pertama bisa berubah-ubah. Pada pertandingan ganda wasit harus mencatat nama pemain yang menjadi pembuka bola pertama pada tiap-tiap game. Back to top button
Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan serta wasit gawang yang berada di pinggir gawang.[13] Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola.[13] Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[13] Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.[13] Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak.[13] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.[13] Kejuaraan Internasional Permainan sepak bola wanita. Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association FIFA.[14] Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut adalah Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14] Kompetisi international tertua di dunia adalah Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan diikuti oleh 10 negara yang akhirnya membentuk The South American Football Confederation Conmebol.[15] Untuk wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football CONCACAF menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation AFC, mengadakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang disebut Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship Piala Eropa atau EURO.[14] Di wilayah Oseania meliputi Selandia Baru, dan berbagai Kepulauan Pasifik, kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 disebut Piala Oseania.[18] Untuk wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai diadakan sejak 1957 di Khartoum.[19] Sepak bola di Indonesia Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia PSSI di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan.[21] Sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan "Sepak Bola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepak bolaan Indonesia semakin gencar.[21] Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23. 07-11-2017 1604