Israelmenjadi negara pada Mei 1948 dan Inggris menarik diri dari Palestina. Hampir seketika pada tahun yang sama, Perang Arab-Israel pecah antara Israel dan Yordania, Irak, Suriah, Mesir, dan Lebanon. Ini hanyalah awal dari beberapa dekade konflik. Pada tahun 1988, Deklarasi Kemerdekaan Palestina memproklamasikan berdirinya Palestina. Perangkatframing yang digunakan adalahmodel Pan dan Konsicki. Metoda ini akan mengoperasionalkan empatdimensi struktur teks yakni:sintaksis, skrip, tematik, retoris.5. METODE PENELITIANSubyek Penelitian ini adalah pemberitaan koran Kompas dengan koranRepublika tentang perang Israel-Palestina, selama masa perangberlangsung yaitu 22 hari Adapula yang mengatakan konflik bermula karena kebencian orang Arab terhadap entitas Yahudi di Palestina, dan lain sebagainya. Namun, tahukah kita, permasalahan paling utama yang menjadi akar konflik Palestina vs Israel adalah karena Zionis Israel telah menjajah dan merampas bumi Palestina, kota suci umat Islam, serta mengusir dan membantai Inilahpemicu pertempuran terbaru antara Palestina-Israel, dirangkum dari Al Jazeera, Rabu (12/5). BACA JUGA: Pemukim Israel Menari dan Menyanyi di Masjid Al-Aqsa dan Ibrahimi Palestina Israel Penjarakan Hampir 800 Orang Palestina Tanpa Pengadilan. Pengusiran paksa warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur yang diduduki. Selama25 tahun terakhir, sedikit politikus Israel yang punya keberanian untuk menghadapi akar konflik. Saat Yitzhak Rabin, perdana menteri Israel ketika itu, menandatangani Perjanjian Oslo pada Pada1948, Inggris yang tidak mampu mengatasi masalah itu akhirnya menyerah dan pergi dari sana. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh para pemimpin Yahudi untuk mendeklarasikan berdirinya negara Israel. Banyak warga Palestina yang keberatan dengan deklarasi itu dan perang pun meletus. Pasukan dari berbagai negara Arab di sekitarnya melakukan invasi. PerangRatusan Tahun, Awal Mula Israel Jajah Palestina. VIVA - Pertempuran antara Israel dan Palestina masih terus terjadi di jalur Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem timur. Jumlah korban tewas akibat pertempuran yang dimulai 10 Mei lalu dilaporkan mencapai 217 orang di sisi Palestina, termasuk 63 anak-anak. Alasanlain kenapa Israel menyerang Palestina adalah konflik sejak awal 1900-an, ketika wilayah yang sebagian besar Arab dan Muslim masih menjadi bagian kekaisaran Ottoman. Setelah Perang Dunia I Inggris mendapat mandat dari Liga Bangsa-Bangsa untuk membantu mendirikan negara bagi orang-orang Yahudi di wilayah tersebut. Konflikini sendiri diawali oleh bentrok warga sipil Palestina dengan militer Israel karena ancaman penggusuran rakyat Palestina dari daerah Sheikh Jarrah. Selanjutnya, konflik tersebut terus memanas hingga ke kawasan Yerussalem Timur, Masjidil Aqsa, hingga Jalur Gaza. Guna meredam konflik tersebut, dosen Hubungan Internasional dan Ahli Kajian SEBAGIANmasyarakat Indonesia memandang konflik Israel - Palestina sebagai konflik agama. Pandangan tersebut tidak memiliki basis empiris sebab penduduk negara Israel dan Palestina heterogen dalam hal suku bangsa dan agama. Membingkai konflik di Palestina sebagai konflik agama juga kontraproduktif untuk mewujudkan perdamaian, sebab narasi perang agama akan memicu sikap pro kontra yang 38DaBF.